Kami mendapatkan kisah yang unik seputar Berita Perkembangan dan tips-tips seputar Properti yang kami dapat dari salah satu sumber, yang mungkin bisa menjadi acuan untuk kita, atau mungkin juga bisa jadi motivasi ketika ragu dalam melakukan Renovasi Rumah. yuk mari disimak.
Begini ceritanya renovasi atap rumah :
dengan rasa bangga yang luar biasa pada saat itu, sedikit demi sedikit makin lah was-was atas keselamatan keluarga. Karena dilihat dari depan, genteng dan atap semakin hari semakin memperlihatkan ketidak kokohan bangunan rumah ini.
Baca Juga : Tips Cara Desain Minimalis Rumah Idaman
Ternyata oh ternyata Kayu wuwungan ruang kamar depan patah (gambar ditandai lingkaran merah) karena ada sambungan ditambah cara penyambungan yang kurang sempurna alias asal-asalan, sehingga dikhawatirkan pada saat penghujan tiba dengan bobot genteng bertambah dapat mengakibatkan ambruknya bangunan, aduh…. jangan sampe.. dah…
Baca Juga : Maksimalkan Pekarangan Rumah Anda agar menjadi Lebih Indah
Kayak gini nih kerjaan pemborong, gak ada kuda-kuda dan siku-siku kayu satu pun (tanda panah merah kiri kanan), kekuatan renovasi atap rumah yang hanya mengandalkan dinding bata (ampig-bahasa sunda) dengan kwalitas adukan yang jauh dibawah standar (dicolek pake satu jari pun, bata copot) makanya gak berani tuh tukang langsung copotin itu kayu takut batanya ambrollllll.
Baca Juga : Tips Membuat rumah Menjadi Cantik dan Indah
Bongkar punya bongkar (cukup dengan 1 hari) udah turun tuh genteng ama kayu, dan bisa dihitung pula dengan jari jumlah kayu yang turun. Padahal bisa dibilang itu kayu hasil bongkar atap satu rumah lho.., bedanya ini rumah bersubsidi he..he…. jadi kayu nya cuman dikit…kit…kit… noh liat gambarnya, dikit kan…? asli lho… kayunya cuman segitu gak dilebihin gak dikurangin.
Baca Juga : Dekorasi yang Indah, Tips Mengatur Tata Letak Interior Rumah
Kalo gak salah kayu ukuran 5×10 panjang 4m (sambungan) = 6 batang, kaso-kaso 4×4 panjang 2,5m = 48 batang, kaso-kaso 4×4 panjang 3m = 6 batang dan papan lesplang panjang 4m = 2 batang.
Baca Juga : Desain Interior rumah mungil yang menakjubkan
Ya sudah lah Bubur sudah menjadi nasi, eh… kebulak ya …
Alhamdulillah rizki datang dari kiri & kanan walau harus sana mari, dengan harapan kekhawatiran sedikit terobati, saya niatkan untuk renovasi atapnya doaaang….
Sebelumnya saya sudah konsultasi sama tukang, ada dua pilihan renovasi atap antara pake kayu lagi atau baja ringan? setelah hitung-hitungan cenderung saya pilih Rangka Atap Baja Ringan menggunakan Zincalume ST C75 100 SAKTI TRUSS dan Zincalume MANDALA TRUSS dari perusahaan CV. Mandala Truss.
Alasannya pertama kondisi curah hujan didaerah saya cukup lumayan tinggi sehingga temperaturnya cocok untuk berkembang biak dan menambah anggota keluarganya sang RAYAP. Kedua sering lewatnya kendaraan panjang alias kereta api jurusan Jakarta-Surabaya dan sebangsanya yang berada +30-40m dibelakang rumah walau terhalang satu bangunan rumah lagi, tapi gak ada salahnya ikut dalam hitungan-hitungan pertimbangan dalam memutuskan kontruksi apa yang akan dipake dalam bangunan he..he… kaya konsultan bangunan aja.
Untung lah kondisi cuaca saat atap rumah tak bergenting lagi sang hujan belum menurunkan airnya. Mungkin saat itu belum masa kawinnya sang kodok (apa hubungannya dengan kodok?) he..he… biasanya kan kalau hujan turun sang kodok girang banged.
Baca Juga : Rumah Tanpa AC Tapi Sejuk? Bagaimana Caranya?
2 hari kemudian kontruksi baja pun di pasang :
Dari awal, renovasi kali ini harus disesuaikan dengan kondisi uang yang ada, saya pikir jika harus ganti dengan genteng yang baru sepertinya nambah-nambah puyeng 7 keliling lagi, ah… jangan sampe lah….. Ya sudah saya putuskan pake genteng lama aja dengan catatan Baja Ringan yang saya pake ukurannya sesuai, bahkan kalo bisa diatas rata-rata (1mm) full dan tidak pake kata campur ukuran (he..he…. maunya aja yang guede). Ditambah internit langit-langit saya minta dipertahankan jangan sampe saya ganti yang baru, makanya saya minta sama tukang yang bongkar renovasi atap dijaga jangan sampe pecahan genteng atau aduk jatuh ke internit biar gak pecah, ya… ngirit lah biar gak renov langit-langit juga.
Ukuran Genteng = 330 mm x 420 mm
9.7 buah / m2
Berat per buah = 5,2 kg
Berat per m2 = 50 kg
2 hari kemudian pasangan konstruksi baja ringan pun telah selesai, tinggal naik lagi tuh genteng. Bismillahirrohmanirrohim…..
Alhamdulillah 2 hari kemudian genteng pun selesai dipasang dan sudah menempati tempat yang sudah disediakan he…he… kayak protokoler aja…..
Buat gambaran temen-temen yang punya maksud renovasi atap rumah type 36 bersubsidi yang belum pake Baja Ringan, nah ini rinciannya :
Atap Baja Ringan (tebal : 1mm) per meter : Rp. 175.000,- x 52m = Rp. 9.100.000,-
Pemasangan kanopi dan atap (pake Solar Tap) : Rp. 250.000,- x 12m = Rp. 3.000.000,-
Bahan bangunan (semen, bata, pasir, atap GRC, plafon GRC dll) = Rp. 1.500.000,-
Ongkos tukang bongkar & pasang (borongan di Tasikmalaya 2013) = Rp. 2.000.000,-
Biaya tak terduga = Rp. …..
Harga pemasangan atap baja ringan dan kanopi yang ditawarkan sangatlah variatif, tergantung ukuran dan bahan yang akan kita pake.
Baca Juga : Cara Mudah Menjual Rumah dengan cara yang Baik
Untuk pekarangan rumah untuk sementara tetap saya manfaatin sebagai taman, biar rada sejuk pintu keluar rumah.
Semoga pengalaman ini menjadi insfirasi buat pembaca.
Cukup Bayar DP MURAH Mulai dari RP 10 JUTA Anda bisa dapat Rumah Baru Minimalis dan Mewah di Bosproperti.com Aksesbilitas yang Mudah dan Berbagai Macam Fasilitas yang ada, Bebas Biaya Surat-surat dan KPR kami yang Urus.
Tingkatkan Penjualan Proyek Perumahan Anda 3x Lebih Cepat!!! Kami siap membantu Anda menciptakan Winning Marketing Strategy yang Terbukti Efektif dan Efisien! yang berhasil membantu lebih dari 50 Proyek Perumahan di Area Jabodetabek!
Info Selengkapnya Kunjungi Bosproperti.com/Jasa-Pemasaran



